Catatan Pemutaran Bioskop Kampus : Alchemilla

Tahun ini merupakan tahun yang sangat menarik. Ditempatkan di ujung tanduk pandemi yang menyapu 2021, tahun ini kita diberi kesempatan untuk, tidak hanya melihat ke depan, tapi juga untuk melihat ke belakang, untuk merefleksikan apa saja yang sudah terjadi dan sudah sejauh apa kita pergi. Sembari kita kembali ke kehidupan yang dulu kita sebut normal, sulit untuk tidak menyadari betapa banyak hal yang terasa “lewat” tanpa memberikan banyak kesan di diri kita sebelum pandemi ini terjadi. Akan tetapi, seiring menurunnya kasus dan meningkatnya keinginan kita untuk kembali hidup normal, refleksi merupakan suatu hal krusial yang dapat kita lakukan untuk mengapresiasi hal-hal yang sebenarnya hanya temporer.



Di bulan Desember 2021, Bioskop Kampus hadir dengan program pemutaran berjudul “BK from Home : Alchemilla” dengan slogan “Remedy for The Soul”. Tema untuk Bioskop Kampus kali ini adalah refleksi sekaligus apresiasi akan momen – momen kecil yang terjadi di tahun yang cukup pelik bagi kebanyakan orang. Sama seperti pemutaran – pemutaran sebelumnya, Bioskop Kampus bekerja sama dengan platform streaming Genflix sebagai sarana pemutaran secara online.



“BK from Home : Alchemilla” memutarkan 6 (enam) film pendek karya sineas Indonesia dengan total durasi 75 menit. Pemutaran ini dilaksanakan pada 29 Desember 2021 pada pukul 18.30 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama para sineas dari film – film yang diputarkan di platform online meeting Zoom pada pukul 20.00 WIB. 



Pemutaran “BK from Home : Alchemilla” dibuka dan dipandu oleh 2 (dua) presenter, yaitu Anggi Afifah Harahap dan Raras Wening Pratiti. Film – film yang diputarkan, yaitu “Badai” karya Febrina Rahmi Nur Annisa, “Arumpah” karya Ilham Naupal Dermawan, “She Told Me” karya William Nathan Thomas, “Ambek Wani” karya Sarah Pradana, “Dunia Laut” karya Kawakibi Muttaqien, dan “Lihat Dulu Kiri – Kanan” karya Adnan Adriono.



Setelah pemutaran selesai, program pemutaran dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dihadiri oleh Febrina Rahmi Nur Annisa sebagai sutradara film “Badai”, Ilham Naupal Dermawan sebagai sutradara film “Arumpah”, William Nathan Thomas sebagai sutradara film “She Told Me”, Sarah Pradana sebagai sutradara film “Ambek Wani”, dan Adnan Adriono sebagai sutradara film “ Lihat Dulu Kiri – Kanan”. Sesi diskusi masih dipandu oleh Anggi Afifah Harahap dan Raras Wening Pratiti. Tanya jawab dalam sesi ini berjalan dengan lancar menggunakan platform QnA Slido dan berlangsung selama kurang lebih 55 menit. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *