Bioskop Kampus from Home: Amidst the Pandemic

Kini virus corona telah menyebar begitu cepat hampir ke seluruh dunia. Hal ini menuntut pemerintah untuk melakukan kampanye work from home, sehingga seluruh masyarakat tidak dapat beraktivitas seperti biasa. Kondisi buruk tersebut sangat mempengaruhi berbagai hal, termasuk dunia perfilman. Adanya kewajiban perilaku social distancing membuat proses penggarapan film terhambat. Tetapi bagi beberapa penggiat film, situasi ini justru digunakan sebagai ajang untuk menghasilkan karya dengan metode baru.

Pada kesempatan kali ini, Bioskop Kampus LFM ITB ingin menjadi wadah distribusi film-film alternatif yang diproduksi selama masa pandemi dengan mengadakan pemutaran BK from Home : Amidst the Pandemic. Pemutaran film diadakan secara online melalui platform youtube playlist agar penonton fleksibel dengan durasi yang lebih banyak, dibuka tanggal 18 Juli 2020 dan ditutup pada keesokan harinya. Bersamaan dengan ditutupnya akses film, tanggal 19 Juli 2020 dilakukan diskusi melalui platform google meet bersama sineas-sineas yang filmnya telah diputarkan. Penonton melontarkan pertanyaan untuk para sineas pada kolom chat google meet dan sesi diskusi ini juga ditampilkan secara live di youtube.

Terdapat enam film yang ditampilkan pada pemutaran kali ini. Tiga film diantaranya membawakan kisah yang relatable terhadap penonton dengan memakai latar belakang Covid-19, yaitu Is It Over Yet?, Lockdown, dan The Virtual Life, sedangkan tiga film lainnya, yaitu Complexion of Live/Dead, Last Night Affairs, dan Casting Call At R mengangkat tema yang berbeda. Alur cerita kompleks dengan teknik pengambilan gambar variatif yang digunakan memberi penyampaian sederhana sekaligus insight baru secara artistik kepada penonton.

Selama ini bioskop kampus diadakan di 9009, karena ingin mempertahankan nilai sejarahnya. Selain itu, feel “nonton bareng” dan diskusi juga lebih terasa berkat ramainya pengunjung. Bioskop Kampus kali ini memang sangat berbeda. Namun, dapat terlihat bahwa pemutaran online memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk turut menyaksikan pemutaran Bioskop Kampus, terutama untuk orang – orang yang berada diluar kawasan Bandung. Sesi diskusi pun dapat berjalan seperti biasa meskipun melalui media yang berbeda. Dapat kita tarik suatu hal dari pemutaran online yang dilakukan pada masa pandemi ini, yaitu segala keterbatasan adalah tantangan yang bisa diubah menjadi sebuah gagasan. Oleh karena itu, dunia perfilman ini diharapkan masih bisa berkembang walau dengan cara yang berbeda. 

Ditulis oleh Lulu Nur Latifa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *