Catatan Program BK from Home : Language of Love

Dari yang jauh hingga yang dekat, siapapun dan dalam bentuk apapun—cinta, sebagai emosi yang dekat dan lekat dengan manusia tentu memberi warna tersendiri dalam komunikasi sehari-hari. Bahasa cinta atau love language tak pernah dibatasi ekspresinya: bisa dengan sesederhana menawarkan bantuan, berbagi sentuh, persembahan hadiah, atau menghabiskan waktu bersama, hingga ada kalanya cukup sebatas bertukar manisnya kata-kata.

BK from Home: Language of Love adalah program pemutaran Bioskop Kampus di bulan Februari yang menyajikan ragam afeksi dalam kemasan 5 buah film karya sineas lokal, diantaranya “Kami Sedang Memadu Kasih, Selama-lamanya” karya Andri Firmansyah yang kental akan penggambaran hingga maut memisahkan, “Beralih” karya Raihan Mauladi yang menceritakan hubungan yang bermula dari serangkaian kebetulan, “Ngabuburit” karya Candra Aditya tentang cepatnya waktu berjalan kala bercakap-cakap dengan pasangan, “The Fire Longing For The Mist” karya Roufy Nasution yang mengadaptasi kerinduan Drupadi terhadap Bima dari epos Mahabharata, dan “I Wish I Could Kiss You One Last Time” karya Yusuf Jacka Ardana tentang hadiah yang tak tersampaikan.

Melalui pemutaran ini, Bioskop Kampus berharap dapat menyampaikan manis-asam-pahit rasa cinta dalam segala wujudnya. Lagipula, hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, bukan?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *