Bidang Pertunjukan merupakan bidang yang memfasilitasi kru LFM ITB dalam berkarya ekshibisi. Proses berkarya yang dijalankan sendiri merupakan suatu siklus yang saling berkesinambungan dan terdiri dari inspirasi, produksi, publikasi dan apresiasi. Ekshibisi yang dimaksud dalam karya pertunjukan sendiri merupakan sebuah pameran karya (dapat berupa foto, video, ataupun karya kineklub) yang bertujuan untuk menyampaikan suatu gagasan tertentu. 

PERTUNJUKAN RAYA merupakan pameran yang mengangkat ekshibisi-ekshibisi virtual yang pernah dibuat oleh kru LFM ITB selama 2 tahun kebelakang (saat pandemi menyerang). Diambil dari kata “Raya” yang berarti sebuah perayaan. Melalui pameran ini, Bidang Pertunjukan LFM ITB ingin merayakan keberhasilan hidupnya kekaryaan Bidang Pertunjukan LFM ITB dimasa pandemi dua tahun terakhir. Ajang pertunjukan karya Ekshibisi ini diharapkan dapat menjadi sarana pengenalan, retrospeksi, dan inspirasi bagi kru LFM ITB dan pengunjung yang ingin mengenal apa itu “Pertunjukan LFM ITB”.

Selamat merayakan!

Dibuka Kembali!

IMG_20220228_215850_1

SUKACITA: Kelas Sebelah

Pameran ini membahas tentang pembelajaran, lebih spesifiknya sesuatu yang memiliki nilai hikmah atau makna dari setiap kegiatan kita di kampus sebagai mahasiswa/i dalam hal apapun.

DSC05628

Bancakan #1

Pameran ini merupakan bentuk visualisasi dari buku foto “Rahasia Rasa” karya Naufal Akhtariyan ke dalam bentuk pameran

Processed with VSCO with a4 preset

SUKACITA: Retrospect

Pameran ini diselenggarakan dengan tema Retrospect yang bisa diartikan sebagai mere-visualisasikan kejadian lama yang memiliki kesan tersendiri terhadap para kolaborator.

IMG_20220228_213457

Pameran Keliling: Defile de mode

Pameran ini didasari oleh fashion sebagai salah satu cara yang digunakan oleh remaja untuk mengekspresikan diri.

SUKACITA: Grim Mirage

Pameran ini didasari oleh gangguan mental Body Dysmorphic Disorder.

Eksplorasa(1)

GEP: Eksplorasa (Tanpa Karya)

GEP EKSPLORASA mengangkat tema eksplorasi emosi, dapat diartikan sebagai perjalanan emosi yang berubah baik dari jenisnya ataupun intensitasnya. Pesan yang ingin disampaikan melalui pameran ini adalah pentingnya untuk mengetahui, memahami dan menerima emosi-emosi yang kita rasakan.

Processed with VSCO with a4 preset

Challenge Pertunjukan#1

Pameran ini berisi foto series Dasa Brasdia yang menggambarkan kesunyian yang ia rasakan saat melakukan aktivitas dini hari.

Processed with VSCO with a4 preset

SUKACITA: Kala sendiri

Berawal dari impian dan ideologi pribadinya; bahwa berkarya adalah tentang bercerita dan
menyampaikan perasaan

InShot_20220302_133458336

Challenge Pertunjukan#2

pada pameran ini, Shana ingin kru LFM ITB bebas mengekspresikan pribadi mereka lewat panel yang disediakan dan menampilkan karya videografi, fotografi, kineklub, atau pertunjukan sehingga kru bisa mencerminkan kepribadian dan keunikan sang pembuat karya. Shana ingin membuat suasana yang eksploratif dimana setiap kru bisa bebqs mendesain dan mendekorasi panel yang menciptakan atmosfer penuh keberagaman.

IMG_20220301_160906_1

SUKACITA: Aku Tidak Mengerti Berita Ini

“Aku pun t̶i̶d̶a̶k̶  tak mengerti berita ini” lahir dari dua hal yaitu sebuah fakta dan sebuah keresahan. Fakta tersebut adalah bahwa masyarakat Indonesia memiliki minat membaca yang rendah dan Ia tidak menyangkal bahwa Ia termasuk ke dalam bagian itu. Sebagian masyarakat lebih suka membaca hal-hal yang singkat sehingga ketika tertarik/terpancing akan suatu judul berita, semangatnya hanya berhenti di judul saja. Mengenai keresahan, ia memiliki keresahan yang dibangun selama Ia berselancar di Internet. Seringkali ketika Ia harus mengklik sesuatu di Internet, sebuah laman atau jendela baru yang begitu random terbuka dan selalu berkonten iklan.

Oracular

Oracular Ganffest

Oracular sendiri memiliki arti hal yang sulit diinterprasi atau hal yang ambigu. Teknologi digambarkan sebagai hal yang ambigu dan tidak terpisahkan dari obskuritasi (ketidakpastian terhadap masa depan terkait perkembangan teknologi)

messageImage_1646630404493

(NEW) Challenge Pertunjukan#3

pada Challenge Kali ini,  kru LFM ITB ditantang untuk menyusun karya foto pada panel pameran dengan memperhatikan narasi visual dari karya foto series yang di berikan. Latisha Kyravashti sebagai pemenang challenge ini berhasil menyusun karya Foto Series milik Kurnia (Kru’18) sesuai dengan interpretasinya terhadap karya tersebut. 

Kunjungi juga Konten Pertunjukan lainnya!