Review photobook : Around The Corner -Volume 01: Italy

Oleh aji

Mungkin foto yang baik adalah yang mencolok, dengan aksi yang heboh, warna yang variatif. Mungkin foto yang baik adalah yang sebaliknya. Hal inilah yang seringkali menjadi pertimbangan banyak fotografer. Hal inilah yang ingin saya angkat di review ini.

 
Dalam beberapa bulan dari awal saya menyelami dunia fotografi, saya membuat keputusan, bahwa fotografi seharusnya hitam putih. Saya selalu merasa terdistraksi dengan warna – warna yang bertebaran, semua berteriak “lihat aku“, dan kadang saya melihat dan lupa akan apa yang sebenarnya terjadi di foto itu. Tapi pegangan itu sirna ketika saya membaca buku foto yang berjudul Around The Corner – Volume 01: Italy. Buku mungil tipis yang di lukis oleh Andrea Reza itu hanya mempunyai 32 halaman yang mengubah cara saya melihat dunia.

 
Buku dengan sampul kuning itu dibentuk dengan sebuah teknik unik, yakni color halftone. Halftone sendiri adalah sebuah teknik post-processing yang menstimulasi gambar dengan menggunakan titik yang bervariasi dalam ukuran yang membentuk gradien warna. Halftone mengurangi jumlah warna yang digunakan untuk membentuk suatu gambar sehingga setiap halaman dan setiap foto terlihat minimalis. Style dan warna yang digunakan oleh andrea ini memberikan rasa lebih dari setiap foto yang saya nikmati.

03B9ACD3-1451-4BA1-8520-97A876853D9742565A2E-1426-4A05-BC90-6F86BBE42AD5

Foto-foto yang terlukis di buku ini merupakan foto yang di ambil mas Andrea saat ia berada di Italy. Diantaranya adalah foto jalan, gedung, jendela, jembatan, dan terkadang terdapat objek manusia yang tampak kecil, juga terdapat beberapa foto portrait. Terlihat penggunaan white space yang cantik dan pas oleh mas Andrea. Foto – fotonya memperlihatkan bagaimana keindahan terkadang muncul di tempat tempat tak terduga yang kadang kita lewati. Ia memperlihatkan bahwa kadang keindahan tidak harus sesuatu yang mewah dan meriah. Semua ini diperkuat dengan style halftone yang digunakan mas andrea.

9A457FEC-5620-4FCA-8E8D-E03484109F98

54F63135-0675-450C-948E-044DCF125C40

 

Dengan caption singkat, ia berkata bahwa setiap foto diambil “in-between gelato scoops”, makanan khas negeri itu. Selain dari kalimat itu, tidak ada lagi caption yang membantu pembaca menginterpretasikan setiap foto fotonya. Namun itu membuat pembaca lebih menikmati suapan demi suapan yang disuguhi di setiap lembar olehnya.

 

Setiap halaman merupakan sebuah perjalanan bagi saya. Saya terhanyut dalam ketenangan yang di bawakan setiap foto. Setiap foto tidak mencolok mata namun disuguhi secara soft yang membuat saya sangat nyaman berhenti dan menikmati. setiap foto tidak rusuh dengan berbagai campuran objek dan warna yang teriak sendiri sendiri, namun disatukan sebagai satu kesatuan.

 
Mungkin banyak foto yang menunjukan warna yang heboh. Mungkin banyak foto yang menunjukan objek atau kejadian yang meriah. Namun buku foto ini mematahkan semua itu dengan foto simple dan style minimalis yang membuat saya ingin terus menatap dan merasakan setiap foto tersebut. Yang membuat saya ingin kembali mengulang ke halaman pertama. Yang membuat saya sadar bahwa keindahan itu sederhana.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *